☑ Langit bumi kita
☑ Langit Alam semesta
Contohnya ialah:
Qs.21 Anbiyaa':32 Kami jadikan
langit sebagai "ATAP TERPELIHARA" dan mereka TETAP BERPALING dari
tanda-tanda padanya
Qs.2 Baqarah:22 Dialah yang
menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia
menurunkan air (hujan) dari langit
Silahkan perhatikan baik-baik 2 ayat
diatas, "Langit" dalam ke 2 ayat ini tak dapat diartikan "Langit
Semesta", ada juga ayat lain yang dapat dimasukkan dalam kategori Langit
Bumi seperti yang akan dibahas berikut ini.
7 LAPISAN ATMOSFIR DALAM QUR'AN
(Posting ke 9 dari group ITB 1 yang
telah diblokir secara tidak adil oleh ADMIN Facebook)
السلام عليكم . بِسْــــمِ
ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و
السلام على رسو ل الله.اما بعد
Fakta ilmiah bahwa Langit Bumi
(Lapisan Atmosfir) itu terdiri atas 7 lapis yang telah dinyatakan dalam
Al-Qur’an dalam Surat 2 Al-Baqarah ayat 29 yang artinya:
DIA-LAH ALLAH, YANG MENJADIKAN
SEGALA YANG ADA DI BUMI UNTUK KAMU DAN DIA BERKEHENDAK (MENCIPTAKAN) LANGIT,
LALU DIJADIKAN-NYA TUJUH LANGIT. DAN DIA MAHA MENGETAHUI SEGALA SESUATU
Ayat lain
yang menyatakan bahwa Langit itu terdiri dari 7 lapis adalah dalam Surat 41
Fushshilat ayat 11, yang artinya:
MAKA DIA MENJADIKANNYA TUJUH LANGIT
DALAM DUA MASA. DIA MEWAHYUKAN PADA TIAP-TIAP LANGIT URUSANNYA. DAN KAMI HIASI
LANGIT YANG DEKAT DENGAN BINTANG-BINTANG YANG CEMERLANG DAN KAMI MEMELIHARANYA
DENGAN SEBAIK-BAIKNYA. DEMIKIANLAH KETENTUAN YANG MAHA PERKASA LAGI MAHA
MENGETAHUI.
Kata
“langit” dalam Al-Qur’an ini memiliki 2 arti, yaitu langit bumi dan juga bisa
diartikan sebagai alam semesta/luar angkasa sebagaimana kata “Al-kitab” dalam
Al-Qur’an yang memiliki banyak arti. Dengan makna kata seperti ini, maka langit
bumi atau atmosfer memiliki 7 lapisan.
Baru abad
20 ini terbukti bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari lapisan-lapisan
yang berbeda yang saling bertumpuk dan persis terdapat 7 lapisan seperti yang
diungkapkan AL-Qur’an lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Para ilmuwan
dengan peralatan canggih abad 20 baru menemukan bahwa atmosfer terdiri dari
beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik,
seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan tersebut adalah:
1. Troposfer,
lapisan terdekat bumi yang membentuk sekitar 90% dari keseluruhan berat
atmosphere.
2. Stratosfer,
lapisan diatas tropospher.
3. Ozonosfer,
lapisan yang mengembalikan sebagian besar sinar Ultraviolet dan radiasi bahaya
lainnya.
4. Mesosfer,
lapisan diatas Ozonospher.
5. Termosfer,
lapisan diatas Mesosfer.
6. Ionosfer,
lapisan dimana gas-gas terionisasi membentuk lapisan ini.
7. Eksosfer,
bagian terluar dari Atmosfer yang membentang dari sekitar 480 Km sampai 960 Km.
Sebuah keajaiban besar bahwa bukti-bukti
ini yang tidak mungkin didapat tanpa teknologi canggih abad 20 ternyata telah
dinyatakan oleh Al-Qur’an lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Ini pun membuktikan bahwa Al-Qur’an
bukan ciptaan Rasulullaah Muhammad SAW, tapi memang Firman Allah Pencipta Alam
Semesta Raya.
Terkadang ada orang yg berdalih
& mengatakan jika dari segi fisika, atmosfir terbagi dalam 4, bukan 7. Itu
cuma pernyataan orang-orang yg mengingkari BUKTI NYATA kebenaran Qur'an.
Insya Allah saudara tidak akan
menemukannya dalam kitab suci tetangga manapun tentang 7 lapis langit bumi
ini...
Jadi,,, 1 lagi BUKTI,,, Islam
TERBUKTI BENAR!
Semoga ini menjadi renungan bagi
semua terutama bagi mereka yang murtad hanya karena dunia
Foto Satelit pada detik-detik
terjadinya gelombang Tsunami di Aceh…
Apakah Satelit yang ada di atas Aceh pada saat itu adalah suatu kebetulan, atau memang sudah disiapkan? Tidak mungkin satelit mereka dapat mengawasi seluruh penjuru dunia ini setiap saat!
Gempa & Tsunami Aceh hasil Uji Coba
HAARP???
Sebagian besar orang menganggap
Tsunami Aceh adalah bencana alam murni, sebagian kecil lainnya melihat “out of
the box” bahwa tsunami adalah hasil rekayasa senjata thermonuklir Amerika yang
diujicobakan. Salah satu dari mereka, M.Dzikron AM, dosen Fak Teknik Unisba
menjelaskan hipotesa tentang hal ini,
1. NOAA, National Oceanic and
Atmospheric Administration, beberapa kali merubah data magnitudo dan posisi
episentrum gempa, serta kejanggalan tidak adanya peringatan pada ‘seismograf’
di Indonesia dan India. Secara sederhana, gempa selalu dipicu oleh apa yang
disebut frekuensi elektromagnetik pada 0,5 atau 12 Hertz, dan bukan merupakan
sebuah proses yang terjadi secara mendadak spt tsunami di Aceh.
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)


